Surah Al Ma’arij, Ayat 1

Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Salah seorang (dari kalangan orang-orang kafir Mekah, secara mengejek-ejek) meminta kedatangan azab yang (dijanjikan) akan berlaku.

Surah Al Ma’arij, Ayat 2

Azab yang disediakan untuk orang-orang yang kafir, yang tidak ada sesiapapun dapat menolak kedatangannya.

Surah Al Ma’arij, Ayat 4

Yang dilalui oleh malaikat-malaikat dan Jibril ke pusat pemerintahanNya (untuk menerima dan menyempurnakan tugas masing-masing, terutama) pada satu masa yang adalah tempohnya (dirasai oleh orang-orang yang bersalah) sungguh panjang, (kerana banyak hitungan hisab dan berat soal jawabnya).

Surah Al Ma’arij, Ayat 5

Maka bersabarlah (wahai Muhammad terhadap ejekan golongan yang kafir itu), dengan cara kesabaran yang sebaik-baiknya.

Surah Al Ma’arij, Ayat 10

Dan sahabat karib tidak bertanyakan hal sahabat karibnya, (kerana tiap-tiap seorang sibuk memikirkan hal keadaannya sendiri).

Surah Al Ma’arij, Ayat 11

Padahal masing-masing diberi melihat setengahnya yang lain; (pada saat yang demikian) orang yang kafir suka kiranya dapat menebus dirinya dari azab itu dengan anak-anaknya sendiri.

Surah Al Ma’arij, Ayat 15

Tidak sekali-kali (sebagaimana yang diharapkannya)! Sesungguhnya Neraka (yang disediakan baginya) tetap menjulang-julang apinya.